السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ
وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى أله
وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا
بَعْدُ:
Segala puji bagi
Allah, teriring doa dan keselamatan semoga terlimpah atas nabi dan rasul
termulia, juga atas keluarga dan para
sahabat, serta kepada yang mengikuti mereka dalam kebenaran sampai hari kiamat.
Puji dan syukur marilah kita
ucapkan kehadirat Allah swt, atas karunia-Nya kita bisa sama-sama berkumpul dalam rangka
pratikum muhadarah,. Serta kita bisa bersilaturahim, bertatap muka di majlis
yang mulia ini dalam kadaan aman fi amanillah, sehat wal afiat. Mudah-mudahan setiap derap langkah kita bisa membuahkan pahala bagi
kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan Allah
Swt.
Taklupa shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada jungjungan kita Nabi Muhammad Saw., dengan ucapan allahumma sholi ala muhammad, wa ala alihi muhammad, assalamu’alaika ya rasulullah.
Taklupa shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada jungjungan kita Nabi Muhammad Saw., dengan ucapan allahumma sholi ala muhammad, wa ala alihi muhammad, assalamu’alaika ya rasulullah.
الدُّنْيَا مَتاَعٌ
وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ
“Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan2 dan
sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim)
Tidak
satupun insan berkeluarga kecuali ia menginginkan hidup aman tanpa gangguan,
damai tanpa permusuhan, mulus dalam menjalani kehidupan tanpa aral melintang di
jembatan menuju kedamaian yang dicita-citakan, kira-kira seperti itulah
gambaran bangunan mahligai keluarga sakinah. Kuncinya ada di wanita shalihah
yang selalu taat kepada suaminya setelah taat kepada tuhannya, pemegang kunci
adalah suami yang mengerti akan seluruh kebutuhan hak dan kewajibannya, serta
mampu memberi teladan paling duluan ketimbang anggota keluarganya.
Wanita
shalihah akan menjadi hiasan membanggakan di dunia-akhirat, karena wanita
shalihah dengan ketaatan dan kelembutannya mampu mengetuk pintu ridho suaminya
terus menerus tak kenal waktu sampai kematian menjemputnya, pantaslah jika ada
kaitan erat bahwa salah satu –bukan satu satunya-- penyebab masuknya wanita ke
dalam surga karena ridho suaminya. Dari ummu salamah, Rasulullah bersabda,
:”wanita mana saja yang meninggal dunia dalam keadaan diridhoi suaminya maka ia
masuk surga”. #jleb sangat tepat sekali, kalau menganjurkan wanita untuk masuk
surga melalui pintu keluarga sakinah dan wanita yang bisa berkarakter seperti
ini hanya dimiliki oleh wanita shalihah, ia aktor menjadi penunjang keluarga
sakinah.
Saya
menggambarkan keluarga sakinah sesuai dengan namanya, “sakinah” yang mempunyai
arti, tenang, terhormat, aman, penuh kasih sayang, mantap dan memperoleh
pembelaan. Kelaurga sakinah adalah keluarga yang hubungan antar intern keluarga
penuh kasih sayang, saling menghormati dan melindungi serta damai semua
penghuninya. Untuk menjadi ideal seperti ini tentu bukan tanpa melalui proses.
Proses membentuk keluarga sakinah sangatlah panjang, dimulai sejak memilih
rahim untuk menabur benih keturunan ia harus berkualitas dan subur supaya
menumbuhkan keturunan yang baik-baik, untuk memperoleh hasil tanaman (baca:
keturunan) yang baik perlu benih unggul dari suami yang baik pula, begitulah
seterusnya antara yang satu dengan lainya saling keterkaitan.
Membangun
keluarga sakinah bagaikan mendirikan bangunan yang mempunyai dua tiang, tiang
yang satu adalah pria sholih, tiang lainnya adalah wanita shalihah berpondasi
agama dan betahta cinta keduanya diikat dalam sebuah bangunan yang disebut
mahligai rumah tangga. Dengan pondasi agama kehidupan akan berpijak pada
tatakan yang kuat & dengan pilar wanita shalihah ketenangan akan didapat,
wanita shalihah dari ciri secara umum bisa dilihat, bahwa suaminya senang
melihatnya terutama karakter psikisnya, wanita shalihah adalah harta karun
berharga, sebagaimana sabda Nabi tatkala turun wahyu yang berbunyi :
úïÏ%©!$#ur crãÉ\õ3t |=yd©%!$# spÒÏÿø9$#ur wur $pktXqà)ÏÿZã Îû È@Î6y «!$# Nèd÷Åe³t7sù A>#xyèÎ/ 5OÏ9r& ÇÌÍÈ
“dan
orang-orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan
Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat siksa
yang pedih. (At-Taubah[9]:34)” Umar keluar rumah diikuti oleh Tsauban untuk
menghadap Nabi seraya mengadu, ayat ini dirasa berat oleh para sahabat.
Rasulullah
bersabda,
Maukah
aku tunjukkan simpanan terbaik bagi seseorang, yaitu wanita shalihah. Jika
dipandang menyenangkan jika diperintah taat, jika ditinggal menjaga (diri dan
kehormatannya).
Memang
penting memilih wanita shalihah akan tetapi ada yang lebih penting yaitu
dipilih dan dinobatkan sebagai wanita shalihah, karena dengan menajdi wanita
shalihah sudah barang tentu akan menjadi pilihan semua orang baik manusia,
malaikat atau derajat tinggi di hadapan tuhannya. Untuk itu berjuang keraslah
untuk memperoleh predikat wanita shalihah karena wanita shalihah pilar keluarga
sakinah
wabillahi taufiq wal hidayah, wa birridho wal inayah,
wassalamualaikum Wr. Wb

0 komentar:
Posting Komentar